2018 - Mbak Mayy

Tuesday, October 16, 2018

Warna Deep Plum yang Menawan [Review Pixy Lipstik No 310]
9:44 PM1 Comments
Hi Ladies!

Ups! Kenapa saya hanya panggil "Ladies" saja? Karena pada postingan kali ini saya ingin share pengalaman saya memakai salah satu kosmetik favorit saya, yaitu lipstik. Mungkin temen-temen sudah sering membaca reviewnya dari beberapa beauty blogger ataupun vlogger yang mengulas ini. Jadi, saya singkat saja membagikan kebahagiaan saya memakai lipstik ini.

Lipstik apa itu?

Oh ya, sebelumnya saya memilih lipstik ini, karena saya kebetulan melihat vlogger yang cantik pakai lipstik warna pink keunguan. Tiba-tiba, mata saya berbinar-binar dan nafsu shopaholic saya muncul.. hhehe..
Jadi kemudian, saya berusaha untuk mencari lipstik yang warnanya persis seperti apa yang saya lihat itu. Kelihatannya memang dia cantik banget memakai warna lipstik tersebut. Mungkin kalau saya pakai lipstik warna itu, suami saya jadi makin cinta sama saya..

Walaupun dirumah saya masih punya stok 4 lipstik yang belum habis. Tapi, karena penasaran dan kepengin (namanya juga ladies ya), ya sudah ijin sama suami buat beli lipstik lagi. Dan alhamdulillah di ijinkan. Makasih suamikuuuuuu....

Taddaaaaa...... Begini penampakan packagingnya..
Dok Pribadi
Saya memilih lipstik dengan merk PIXY cosmetics. Ada alasannya loh..
Alasannya, karena saya sudah merasa cocok sama harga dan barangnya, serta teksturnya juga pas di bibir saya. Apalagi saya sudah beberapa kali beli lipstik merk ini. Jadi, sudah klop banget kayak anak kembar abis berantem..

Dimana saya beli lipstik ini?

Pixy dengan tipe Matte in Love Lipstik ini saya beli di Depo Pelita, Banjarnegara dengan harga yang sangat terjangkau. Kebetulan saya kalau beli lipstik, diusahakan harganya di bawah 50.000 rupiah. worth it bangets! :P (HEMAT BEBS)

Dok Pribadi
Harganya berapa sis?

Harga cuman : 36.500 Rupiah loh

 Wiiii.... Harganya bikin saya goyang-goyang teu :P Sesuai dengan ekspektasi saya. Kalau Pixy salah satu merk kosmetik yang murah namun berkualitas.

Disamping itu, warnanya juga pas banget seperti yang saya cari. Ada yang warna pink keunguan, nomornya 310 dengan nama "Deep Plum"

Dok Pribadi

Dok Pribadi

Dok Pribadi


Packagingnya simpel banget ya dan juga lipstik ini gampang dibawa kemana-mana. Soalnya bentuknya kecil. Namun isinya padat teman-teman. Nih kalau gak percaya..

Dok Pribadi
Hanya saja pengaplikasiannya kudu hati-hati soalnya bentuk ujungnya lumayan besar. Sehingga butuh ketelitian yang buat di tancap ke bibir.

Untuk aromanya menurutku kayak permen karet. Jadi, gak pait lah.
Lipstiknya juga gak bikin bibir pecah-pecah soalnya diperkaya sama moisturizer dan mengandung vitamin E biar bibir tetap lembab. Hemm ... lumayan banget buat koleksi sehari-hari.
Lipstik ini juga tahan lama serta daya covernya cukup bagus teman-teman. Pilihan yang apiklah. 


Apa saja pilihan warnanya?
Ini saya ambil dari blog sebelah, karena saya memang baru punya satu warna saja.

Sumber Gambar

Sumber gambar

Kalau diaplikasikan warnanya seperti di atas ya.. Macam-macam pilihannya. jadi temen-temen bebas buat berkreasi :P

  • Yups... itu sedikit review saya tentang Pixy matte no 310. Singkat padat dan sangat-sangat tidak jelas.. wwkwkwkwk
Oke....
Ladies, yang memang lagi nyari warna pink keunguan bisa beli aja Pixy Matte in Love Lipstik (rekomendasi dari saya) atau juga bisa cari merek yang lain. Tergantung kesukaan temen-temen ya...

Sekian...

Oh ya, Kalian juga bisa lihat koleksi dari PIXY di sosial media Pixy Cosmetics:
  • Instagram : @pixycosmetics
  • Twitter : @pixyindonesia
  • Facebook : PIXY Indonesia
  • Youtube : PIXY Indonesia
  • Official website : www.pixy.co.id

Semoga artikel ini bermanfaat

Untuk kalian yang mau request tema untuk blog saya, bisa hubungi saya di trimeilestari@gmail.com



Reading Time:

Friday, October 12, 2018

Bikin Wajah Segar, Pake Penyegar Wajah Buatan Sendiri
6:35 PM 2 Comments
Siapa yang disini sering bekerja di luar ruangan?
Pasti sering sekali kita merasa kepanasan ataupun kena debu polusi kendaraan. Hal tersebut sangat menyebalkan, apabila kita malas membersihkan badan terutama wajah, karena itu akan berakibat kulit kita kering, mengelupas dan tidak segar. Apalagi ketika bekerja, wajah kita serasa suram tak ada masa depan.

Yaps, saya akhirnya membuat sebuah revolusi baru. heheh
Mungkin ada yang pernah melakukan seperti saya, tapi saya merasa perlu membagikan resep ajaib saya kepada teman-teman semua.

Pake toner gak?
Pake yang mahal atau yang harganya terjangkau?
Kebetulan saya termasuk orang yang tidak terlalu menghabiskan budget untuk skincare ataupun konsmetik yang mahal-mahal. Saya suka beli yang murah, namun cocok buat wajah saya. Hemat bray!


Apalagi banyak kebutuhan diluar sana selain make up ataupun skincare yang perlu dibeli.
Jadi sekarang, resep saya sangat murah meriah!

Oke, bagaimana membuat toner atau penyegar wajah yang murah meriah dan catcy buat dibawa kemana-mana?

Pertama, siapkan toner atau penyegar wajah yang anda punya
Kalau saya, karena kulit saya cenderung kering dan mengelupas, maka saya menggunakan toner viva yang spirulina.


Harga : 5.000an

Kedua, siapkan tempat spray / semprot anda. Bisa beli atau recycle barang anda. Kalau saya pake botol spray pembersih tangan yang sudah habis, kemudian saya cuci bersih sebelumnya.


Harga : 0 Rupiah

Ketiga, Air bersih

Setelah semua bahan sudah tersedia, campurkan toner dan air ke dalam botol spray yang sudah disiapkan. DONE!


Hasil semprot menyegarkan sekali, saya sudah mencobanya loh. Bikin seger, dan juga gak nguras kantong.

Budget untuk membuat ini, gak sampai 10 ribu loh. Dibanding kita beli penyegar yang harganya lebih dari 30.000an.. ya kan?

Monggo di coba!
Reading Time:

Monday, October 1, 2018

Be Productive Today
6:59 PM 6 Comments
Yeah Moms, 
Ada beberapa hal yang bisa mempengaruhi kita saat beraktivitas. Baik itu diluar diri kita maupun dalam diri kita. Padahal kita sangat ingin tetap semangat setiap harinya, alias tetap produktif. Apalagi kalau Moms mengurus keluarga sambil bekerja mencari penghasilan tambahan. Selain tuntutan pekerjaan, kita juga dituntut untuk maksimal dalam bekerja. Alhasil banyak cara dilakukan agar kita bisa semaksimal mungkin menyelesaikan kewajiban dalam bekerja. 

Tak bisa dihindarkan kalau seandainya suatu waktu kita menjadi tiba-tiba malas bahkan tidak bisa menyelesaikan pekerjaan dikarenakan sedang badmood, atau mungkin tugas bertumpuk karena kita suka menunda-nunda waktu. Nah Moms, disini saya mau berbagi tips bagaimana caranya biar setiap hari kita bisa menjadi produktif dan bersemangat menjalani hari-hari kita. 

Berikut caranya moms:

Yang Pertama, Berdoa meminta petunjuk dan diberikan ketetapan hati dalam melangkah. Ada satu doa yang setiap hari saya lafazkan disetiap solat maupun aktivitas harian saya. Doanya sebagai berikut:


 Coba deh moms mulai di hafalkan dan dilafazkan setiap hari 


Yang kedua, Menonton video yang memberi semangat. Kalau saya biasanya searching di youtube dengan taglinenya "How to be a productive" atau topik-topik yang lain yang mendukung hari saya. Ini ada satu favorite youtuber yang sehari-harinya memotivasi. 


Mulai download atau bisa juga download offlinenya di youtube moms. Banyak kok yang bagus-bagus

Yang ketiga, Menandai kalender kita dengan jadwal harian kita. Agar agenda kita tertata. Dan juga kasih kata-kata atau quote yang positif. Biar bisa dilihat setiap hari.

Dokumen pribadi

Kata-kata yang positif bisa membawa kita menjadi pribadi yang positif juga loh moms.

Yang keempat, buat list di buku tentang apa saja yang akan kita lakukan hari ini. Jangan lupa input list untuk istirahat / memanjakan diri dengan makan sehat dan minum air putih ya moms

Dokumen pribadi
Kalau saya sudah lumayan sering menuliskan agenda saya pada hari itu , and it works mom. Tugas gak keteter, relaks juga bisa disempatkan.


Bagaimana Moms tips-tipsnya? Mudah kan? 
Nah, kalau moms punya tips lain bisa ikut share di comment yaa.. biar saya juga bisa mraktekin bareng sama moms semua.
Reading Time:

Sunday, September 23, 2018

Ibu Sambil Bekerja, Why Not?
6:53 PM1 Comments
Sumber gambar
Ibu adalah segalanya. Di dalam keluarga peran ibu atau istri sangatlah besar. Dari mulai menjadi pasangan hidup suami, menjadi manajer rumah tangga, bahkan menjadi pendamping anak-anak. Semua dikerjakan semua oleh sosok ibu. Dan sekarang saya sudah mulai merasakan bagaimana kerasnya menjadi ibu. Saya jadi sadar, bahwa ternyata ibu saya adalah pahlawan bagi hidup saya. Maafkan saya mom, saya baru sadar .. hehehe

Ibu saya selain bekerja diluar rumah, ibu juga berperan aktif mendidik anak-anaknya menjadi orang besar seperti sekarang ini. Saya doakan untuk ibu saya, semoga pahala berlimpah untuk ibu saya. Begitulah, namanya anak, sadarnya telat. 

Akhirnya pun saya merasakan itu semua sekarang. Setelah menikah, semua sudah mulai agak keteteran. Karena saya belum pernah berlatih menjadi ibu yang bisa memanaj waktu dengan baik. 



Saya hampir sama seperti ibu saya, saya bekerja diluar rumah sembari pulangnya mengurus suami dan rumah tangga. Dalam hati saya, sebenarnya saya sangat ingin berhenti bekerja. Karena saya merasa kurang sanggup untuk double dalam mengurus semuanya. Saya juga bukan tipe orang yang bisa segalanya. Namun, suami saya melarang saya untuk berhenti bekerja. Karena memang kami bukan pekerja dengan gaji yang besar. Dan kami masih perlu dana untuk menggapai impian kami. Ada beberapa impian yang ingin kami capai. Dari mulai berangkat haji bersama, membuat peternakan ikan, dan mempunyai bisnis pribadi, Itu semua pasti butuh dana yang besar. Maka dari itu, suami saya wanti-wanti kepada saya agar saya tetap berjuang bekerja demi impian kami. 

Dengan sedikit berat hati, saya pun menuruti perkataan suami saya. Sebenarnya agak berat, saya dalam kondisi hamil muda yang pertama. Baru merasakan capai-capainya dalam kondisi ini. Saya pun harus bekerja ekstra di luar maupun di dalam rumah. Alhamdulillah, saya hanya bisa bersyukur kepada Allah karena masih diberikan kekuatan dan kesabaran dalam menjalani kehidupan saya. Yang jelas saya bawa semua ini dengan have fun sajah. Demi kondisi janin. Biar gak ikut stress karena ibunya juga sedikit stress.. heheheh

Biar saya menjalankan dengan enjoy pekerjaan luar rumah saya. Saya berencana untuk mengatur kehidupan saya agar tidak keteteran. Saya sudah mulai mempraktikkan beberapa hal kecil dalam mengatur rumah tangga. 



1. Kehidupan pekerjaan saya, Saya seorang guru SMA. Sehingga saya harus berangkat pagi dari pukul 6.45 sampai sore sekitar 15.30. Hampir seharian saya berada di sekolah. Cara saya agar saya enjoy bekerja adalah, istirahat sebisa mungkin saat waktu kosong, mengatur meja kerja dengan rapi, menyiapkan cemilan dan minuman kesukaan saya. jalan-jalan dan mengobrol dengan teman kerja saya, berusaha untuk melupakan pekerjaan rumah yang menumpuk saat bekerja. 

2. Kehidupan saya sebagai istri, Sebisa mungkin keperluan suami sudah saya siapkan malam harinya, dari mulai menyetrika baju dan perlengkapan yang lain, selalu menemani suami saya makan, merapikan rumah agar kondisi hati suami juga baik, tidak berbicara kasar kepada suami, mengatakan bahwa "Aku cinta kamu" atau kata-kata mesra yang lain setiap hari, berusaha menjadi istri yang penurut. 

3. Kehidupan rumah tangga, Semua pekerjaan rumah hampir saya laksanakan sendiri, dari mulai mencuci baju, menyetrika, menyapu, mengepel, dan sebagainya. Kalau memasak untungnya di bantu ibu saya. Saya berusaha sebaik mungkin agar saat malam hari ketika saya selesai bekerja, saya selesaikan pekerjaan rumah tersebut dengan baik dan saya gunakan sistem gantian. Artinya mengepel tidak harus setiap hari, menyetrika hanya baju yang penting-penting saja, dan mencuci baju saat malam hari. Alhamdulillah suami saya mau membantu pekerjaan rumah walaupun tidak semua pekerjaan rumah di bantu. Namun, itu sudah cukup meringankan beban saya dalam bekerja. 

Itu beberapa hal yang saya lakukan saat ini, dan semoga ketika saya sudah memiliki anak saya bisa lebih baik dalam mengatur waktu saya dalam beribadah merawat keluarga. Doakan saya teman-teman. :)
Reading Time:

Tuesday, August 28, 2018

Pengalaman Pertama USG
8:08 PM 2 Comments


Sebelumnya sudah tahu apa itu USG? Aku jelasin sedikit. Mengambil dari DokterSehat.Com– USG atau Ultrasonografi adalah prosedur pemeriksaan yang tidak berbahaya. USG menggunakan gelombang suara tinggi yang dipantulkan ke tubuh untuk memperlihatkan gambaran rahim dan isinya yang memberikan informasi dalam bentuk gambar yang disebut Sonogram yang dapat kita lihat di layar monitor.

Nah, USG ini aku lakukan ketika hamil pertama aku berumur 3 bulan dan ini merupakan anjuran dari Puskesmas, agar pemeriksaan menjadi lebih lengkap. Tepatnya pada hari jumat kemarin, tanggal 24 Agustus 2018 aku periksa ke puskesmas bersama suami. Di sana dokter dari puskesmas memberikan keterangan yang cukup lengkap dan juga memberikan saran-saran yang baik untukku. Karena memang kehamilan pertama ini membutuhkan asupan gizi yang cukup. Diantaranya adalah asam folat, calcium, dan lain sebagainya. Kemudian dokter Nuruddin (nama dari dokter puskesmas itu menganjurkan juga untuk melakukan USG. Langsung aja aku meminta surat rujukan dokter agar bisa USG secara gratis. Kebetulan aku memiliki kartu BPJS yang aku buat di tempat kerjaku sekarang. Dokter Nur mengiyakan dan kemudian membuatkan surat rujukan ke RSUD Banjarnegara.

Surat rujukan sudah di tangan, kemudian aku dan suami menentukan kapan waktu yang baik buat USG. Akhirnya kami memutuskan hari Selasa, 28 Agustus untuk melakukan USG. Tepat pukul 07.30 aku dan suami sudah mengantri di RSUD, ternyata luar biasa antriannya panjang seperti ular. Sebenarnya ini adalah kali pertamaku pergi ke RSUD untuk periksa. Sebelumnya belum pernah ke RSUD, jadi agak sedikit bingung bagaimana prosedurnya untuk periksa di RSUD. Alhamdulillah ketika USG kemarin perjalanan kami sangat lancar, walaupun harus antri sekitar 2 jam karena antrian pasien BPJS itu sangat panjang dibanding antrian pasien UMUM.

Biar lebih jelas, aku jelaskan bagaimana prosedur untuk periksa bagi pasien BPJS. Kemarin saat USG 100% gratis tanpa dipungut biaya! YES! J Lumayan ….


Keterangan 

1. Ambil nomor antrian di ruang depan pintu masuk RSUD, pilih mau pakai BPJS atau UMUM. Kalau saya klik tombol untuk pasien BPJS
2. Bawa surat rujukan, kartu BPJS anda, dan kemudian formulir pendaftaran (bila pasien baru). formulir pendaftaran bisa di dapatkan di pusat informasi dekat pengambilan nomor antrian.
3. Antri di bagian pendaftaran pasien BPJS, menunggu nomor antriannya di panggil. Setelah dipanggil serahkan berkas yang tadi disiapkan.
4. Menunggu kembali untuk di panggil CS guna mengambil kartu pasien dan kartu periksa.
5. Setelah mendapatkan kartu tersebut, pergi menuju bagian kebidanan untuk diperiksa pertama kali. Di tempat tersebut, anda akan diperiksa Berat Badan dan Tekanan Darah.
6. Selesai periksa, Bidan akan menyuruh anda menuju USG untuk di rekam kandungannya.
7. Pergilah kebagian USG serahkan kartu ke bagian pendaftaran, dan menunggu kembali untuk dipanggil gilirannya.
8. Kalau sudah, lakukan USG bersama dokter specialis. Kemudian ambil hasil USG.
9. Setelah mendapatkan hasil USG, kembali lagi ke bagian kebidanan untuk cek terakhir hasil dari rekam USG yang tadi dilakukan.
10. Kalau memang sehat, maka bisa langsung pulang. Apabila harus menebus obat, maka tebuslah obat terlebih dahulu. Dan ini gratis! J

Itu pengalaman saya melakukan USG. BPJS sangat membantu saya meringankan beban biaya priksa yang mungkin bisa habis sampai 100 ribu lebih.

Ini hasil USG saya


Alhamdulillah dedek sehat 



Reading Time:

Sunday, August 12, 2018

Bumil yang Selalu Sensitif
9:23 PM 2 Comments
Entah kenapa rasa-rasanya ada yang berbeda dalam diriku ini. Menginjak umur 11 minggu, hampir 3 bulan, badan ini semakin merasakan perbedaan yang lumayan dibanding denganku yang dulu masih lajang. Serasa malas sekali untuk beraktifitas dan juga ada perbedaan yang lain, aku jadi mudah tersinggung. Apapun yang dikatakan oleh teman-teman ataupun orang disekitarku, selalu saja aku tanggapi dengan tanggapan yang negatif. 


Ada yang memberi nasihat, aku berpikiran bahwa mereka itu kok sok banget.
Ada yang memberi larangan, misalkan gak boleh makan yang terlalu manis, gak baik buat janin dan kelahiran kelak. Aku pun tanggapi dengan negatif. 
Maunya apa si aku ini????

Orang mau kasih masukkan, hati ini serasa gak terima. Serasa bahwa mereka tuh gak hamil, aku loh yang sedang hamil, aku yang merasakan, aku yang ngerti apa aja yang aku butuhin. Mereka yang sudah pernah melahirkan ataupun belum gak tahu apa-apa sama keadaanku ini. 
Itulah negatif thinking yang aku alami. Padahal dulu-dulu akutuh orangnya nerimo and cuek bebek kalau ada komentar miring tentang diriku. 

Beda sekarang, aku jadi gampang sesenggukan, merasa paling menderita, merasa paling teraniyaya. oh Diriku! ada apa ini??? Buruan gih ke psikolog dan periksa kejiwaannya.. hhehehe

Sumber gambar 

Tapi, setelah aku tanya-tanya sama temenku yang udah punya anak dua, katanya memang seperti itu. Kalau hamil, perasaanne jadi gampang tersinggungan. Jadi, keep going aja, dibikin santai aja. Yang penting jangan kelamaan dipendem sendiri. Bisa dengan curhat sama Allah, atau sama suami. Itu bisa jadi obat. 

Yah.. mungkin itulah yang dirasakan bumil-bumil yang lain, aku mah baru pertama. Jadi harus adaptasi gitu loh....
Reading Time:

Monday, July 30, 2018

Belajar Menjadi Working Mom
6:47 AM0 Comments
Di tahun 2018 ini saya merasakan kehidupan yang cukup berbeda. Diantaranya adalah datangnya kehadiran seorang suami di tengah-tengah keluarga kecil saya. Jelas itu membuat suasana menjadi agak ramai yang tadinya sepi seperti tanpa penghuni. Di tengah perjalanan kami menikah, akhirnya saya mengandung. Dan sekarang tengah jalan 2 bulan. Alhamdulillah sekali, itu adalah karunia yang tak ternilai harganya. 

Dikehamilan pertama saya, saya merasakan sedikit perubahan di fisik maupun mental saya. Saya menjadi lebih gampang capek. Tadinya, ketika saya beraktivitas saya tidak merasa butuh untuk setiap hari tidur siang. Sekarang saya butuh sekali. Karena pasti kalau saya tidak tidur, saya akan merasa capek. 

Ada satu tantangan lagi yang harus saya rasakan. Tantangan itu adalah, belajar menjadi working mom, alias ibu yang bekerja. Awalnya saya merasa berat hati, disaat saya hamil, saya harus bekerja. Namun, dengan berbagai pertimbangan, nafkah anak, masa depan anak, masa depan keluarga, saya berusaha untuk bersabar dan tetap menjadi pekerja. Walaupun terkadang saya sering diam-diam menangis merasa tidak kuat. Soalnya, saat hamil, pekerjaan menjadi terasa begitu berat. Gampang capek, gampang kesal, badmood, dan sebagainya. Mungkin inilah yang dirasakan ibu saya dulu. 

Ibu saya dulu ketika hamil saya, ibu tengah belajar di PGA, kalau sekarang ya mungkin kayak kuliah. Zaman dulu belum ada kendaraan, ataupun angkutan. Dulu masih jarang sekali fasilitas seperti sekarang. Ya sekitar tahun 90an. Dan itu pasti berat. Namun, ibu saya tetap melaksanakan tugasnya, sampai diangkat menjadi PNS. Menghidupi anak-anaknya, karena juga bapak saya tidak bekerja. Jadi, pekerjaan ibu menjadi dua kali lipat. Dan itu membuahkan hasil sampai sekarang. Anak-anaknya sudah bekerja semua, dan memiliki kehidupan yang baik. 

Sepertinya saya harus mencontoh semangat ibu. Untuk tetap semangat bekerja dan beraktifitas walaupun dalam keadaan hamil dan memiliki suami. Disamping bekerja, memang melayani suami itu adalah kewajiban. Dan nantinya akan ditambah satu anggota keluarga baru lagi. Bagaimana rasanya kalau bekerja, sambil melayani suami dan mengasuh seorang anak. Sepertinya seru! Dan saya harus belajar untuk memanaje kehidupan saya agar tidak terjadi keributan nantinya. 
Reading Time:

Tuesday, June 26, 2018

Saat Tahu Testpack Mengeluarkan Garis Dua
5:36 PM1 Comments

Hari Selasa, tanggal 26 Juni 2018 aku belum juga menstruasi. Padahal biasanya menstruasiku pada tanggal 20 sampai 24 juni. Perasaanku tentunya biasa saja. Berhubung setiap kali mens, tanggalnya bisa mundur.
Suami menyarankan untuk di tes saja, takutnya memang benar-benar hamil. Sudah 6 bulan memang, kami menunggu buah hati.
Ya, dengan hati biasa aku ambil testpack dan kemudian mengetesnya untuk melihat hasil apakah hamil atau tidak.
Saat menunggu beberapa detik, tak di sangka garis yang keluar adalah dua garis. Antara perasaan campur aduk, seneng, kaget, teriak, emosi meledak, aku melihat dan memegang testpack itu agak lama. Tidak percaya.
Biasanya hanya keluar garis satu, kok ini dua?!
Apa benar aku hamil?
Aku masih belum percaya...
Aku hamil?!

Aku kemudian keluar dan langsung menyerahkan hasil itu kepada suami. Suamipun tanya, apa ini? Ini maksudnya apa?
Aku bilang,"baca aja tuh..."

Ekspresinya pun kaget dan tak menyangka bahwa aku hamil.

Aku hanya bisa bersyukur, sujud kepada Allah. Karena Allah sudah memberikan nikmat yang luar biasa ini kepada kami.
Amanah ini akan kami jaga sebaik-baiknya..

Tentu ...
Hari-hari yang menyenangkan akan segera tiba...

Reading Time:

Wednesday, June 20, 2018

Waktuku untuk Adaptasi
3:35 AM0 Comments

Entah aku harus mulai darimana tentang perasaanku menikah selama setengah tahun. Terhitung dari bulan desember sampai sekarang, akhir juni, sudah sekitar 6 bulanan aku hidup bersama orang baru yaitu suamiku. Banyak hal yang kami lewati. Suka, duka, bahagia, gregetan dan sebagainya aku rasakan melebihi saat aku hidup sendiri tidak ada pasangan.

Ternyata menikah itu mudah, yang masih sulit untuk aku lakukan adalah penyesuaian dengan beberapa karakter yang baru, dan tentunya dengan keterbatasan yang baru. Dahulu, saat masih sendiri, mau kemana-mana mudah. Tinggal menyalakan motor, ijin ibu langsung pergi ke tempat tujuan. Bebas melakukan apapun. Bebas bergaul dengan siapapun. Namun, sekarang semuanya berbeda. Kadang mau pergi harus ijin dulu, dan setiap ijin terkadang tidak diijinkan. Itulah dilema terdalamku saat ini.

Aku tentunya harus sadar, bahwa sekarang sudah ada yang harus menjagaku baik itu lahir maupun batin. Jiwa dan raga. Maka dari itu, aku harus siap menjalani beberapa penolakan yang belum pernah aku alami sebelumnya.

Kehidupan terbatas, teman terbatas, acara terbatas, sebenarnya diriku juga butuh dengan kebiasaanku dahulu. Tapi, aku sekarang sudah berkeluarga, sudah hidup berdua, bahkan berlima dengan mertua. Akupun harus memahami perasaan mereka. Akupun harus memperbaharui perasaanku agar aku tidak merasa terkekang ataupun apa.

Namun, selama ini yang aku rasakan adalah kebahagiaan karena ada orang yang sangat peduli terhadap diriku.

Bersabarlah wahai diriku.  .

Reading Time:

Saturday, May 19, 2018

Resep Ramadhan - Sambal Rempela Ati
7:40 PM 2 Comments
Bagaimana Ramadhan teman-teman sampai hari ini? Semoga selalu lancar ya.. 
Ketika Ramadhan pasti ada agenda-agenda tambahan yang sebelumnya belum pernah kita lakukan sebagai seorang istri. Salah satunya adalah menambah menu-menu makanan berbuka yang menggugah selera. Ide-ide memilih menu bisa ibuk-ibuk dapatkan lewat social media. Ada di internet, blog, facebook, dan kalau mau sekalian lihat gambarnya ada di instagram juga. 

Saya disini mencoba mencari resep bermacam-macam sambal. Kenapa sambal? Soalnya salah satu menu favorite suami saya adalah sambal. 
Setiap kali hendak memasak, suami saya selalu request sambal.
"Yank, tolong buatin sambal donk... yang ada terasinya ya.."
And then, i'll make it with love. :P


Nah, hari ini sepertinya saya pengin banget buat sambal rempelo ati. Rempelo ati menurut saya itu enak banget kalau digoreng kering atau di jadikan sambal. Bisa bikin nafsu makan saya meningkat. Dan tentunya menu tersebut akan menjadi menu variasi saya karena dari kemarin saya membuat sambal terasi :)

Resep di bawah ini saya dapatkan lewat instagramnya @nana_jajan


Yuk Kita Mulai Buk!


Bahan utama :
1. Ati ayam 500 gr (Diberi garam dan goreng terlebih dahulu)

Bumbu Sambal :
1. 2 buah cabe merah
2. 22 buah cabe rawit
3. 6 siung bawang merah
4. 4 siung bawang putih
5. 1/2 sdt garam
6. 1/2 sdt kaldu ayam
7. 1/2 sdt gula pasir

Cara pembuatan :
1. Uleg kasar bumbu sambalnya
2. Potong kecil-kecil atu ayam yang sudah di goreng tadi
3. Campurkan bumbu sambal dan ati ayam
4. Sajikan dengan cinta

Itu resep yang saya dapatkan, yuk dipraktikan bareng-bareng ibuk-ibuk. Nanti di share pengalamannya ya....




Reading Time:

Tuesday, May 15, 2018

One Day More into Ramadhan!
6:04 AM0 Comments
Source : bimbinganislam.com


Ahlan wa sahlan ya Ramadhan
The day of the blessing day, the day of happiness, the day of all our good deeds will be a big presents for next akhiraah..

I really exciting to welcome the day. I really nervous for meet the day. May Allah give us chance to meet the day..

Oh Ramadhan.. i miss you so much..

Ramadhan is a new life for us to recover all our deeds.. we suggested to increase our activities to be maximum and add new habits that make us be a better person..

Ramadhan is a good day
Ramadhan is a loving day
Ramadhan is a blessing day

Ya Allah.. give us chance to meet Ramadhan and be a better person than yesterday

Aamiinn..

In shaa Allah.. i'll posting new post every day special for this month.. i hope i can do it..


Fighting!
Reading Time:

Friday, April 27, 2018

BAYAR ZAKAT TANPA HAMBATAN
8:21 PM 8 Comments

Bagaimana Hukum dan Keutamaan Zakat?

Sebagai seorang muslim, kita memiliki kewajiban untuk menyempurnakan rukun Islam. Apa saja itu? Ada syahadat, shalat, zakat, puasa dan haji. Nah, salah satu dari kelima hal tersebut adalah zakat. zakat merupakan rukun yang penting dan dijelaskan dalam Al-Qur’an, salah satunya Q.S. An Nuur ayat 56 yang artinya : dan dirikanlah sembahyang, tunaikanlah zakat, dan taatlah kepada rasul, supaya kamu diberi rahmat.”

Dalam Hadits Nabi pun menjelaskan tentang menunaikan zakat sebagai salah satu pondasi (rukun)  dari Islamnya seseorang. Maka dari itu, apabila ada seseorang yang meninggalkan zakat dan dia mengetahui tentang kewajiban dari zakat maka dia telah keluar dari Islam.

Kemudian keutamaan zakat bagi seorang muslim diantaranya adalah  
Reading Time:

Sunday, April 1, 2018

KUNJUNGI BOEBOE.CO - TOKO PERLENGKAPAN BAYI TERBAIK
9:25 PM 2 Comments

Setiap manusia pasti akan ataupun tengah membangun biduk rumah tangga. Dan setiap rumah tangga akan ataupun juga tengah memiliki bayi yang lucu. Ya.. bayi… bayi itu bakal menjadi manusia yang nantinya menjadi pemegang tampuk kekuasaan Negara. Calon terbaik harus dididik dengan baik. Akhlaknya, karakternya, kecerdasannya, dan sebagainya. Sebenarnya saya sudah menikah, namun belum dikaruniai seorang anak. Doakan ya teman-teman semua.. kalau memang rejekinya pasti gak kemana… heheh… 

Boeboe.co


Yup, anak harus dididik dengan baik. Salah satunya adalah memberikan fasilitas pangan, sandang, papan yang terbaik. Sandang penting loh, agar anak juga nyaman beraktifitas. Apa saja yang dibutuhkan, yang tahu jelas orang tuanya. Saya disini hanya memberikan rekomendasi terbaik buat anda sebagai orang tua. Coba saja buka instagram dan buka @boeboe.co
Reading Time:

Sunday, January 28, 2018

Terbuka dan Khawatir #lifejourney
6:16 AM 3 Comments
Hari ini ..
Aku terbangun.. tak bisa aku memejamkan mata... tidur di tempat tidur yang nyaman..
Malam ini..
Gambaran akan banyaknya dosa yang aku khwatirkan akan membuatku sengsara
Aku takut
Aku khawatir
Sengaja mata ini aku buka sampai hampir tengah malam
Merenung
Meminta ampun
Karena hanya pada-Nya, aku memohon ampun

28.01.2018
21.14

Reading Time:

Saturday, January 6, 2018

Hidup Bersama Mertua
8:11 PM 5 Comments
Sumber Gambar
Sisipan-sisipan sisi kehidupan di postingan blog itu, sudah biasa. Setiap sisi menarik dan unik diceritakan dengan detail dan selengkap-lengkapnya. Pengalaman tersebut bukan untuk keuntungan komersil. Bukan... 
Namun, untuk membagi pengalaman yang pernah ataupun belum pernah mengalaminya. Dan kemudian saling membagi solusi jika terjadi kesulitan. Yah... begitulah hidup.. 
Kadang ada saatnya bahagia, kadang pula ada saatnya berbagi kesedihan.

Saat ini, yang ingin saya mulai dari kehidupan saya yang baru adalah kehidupan bersama mertua. Mertua alias orang tua dari suami adalah keluarga baru yang harus saya kenal dan pahami. Karena itu merupakan kehidupan baru saat ini. 
Reading Time:

Tuesday, January 2, 2018

Inilah Minuman Hangat untuk Menemani di Kala Dingin
10:49 PM1 Comments
Sempat kedinginan ketika hujan..?
Saat itu memang saat dimana kehangatan dibutuhkan. Beberapa trik pun dilakukan untuk menjaga suhu badan tetap stabil. Apabila dingin melanda, kita membutuhkan makanan atau minuman yang cocok dikonsumsi agar badan tetap hangat. Contoh apabila makanan, bisa dengan membeli mie ayam, bakso, ataupun soto. Dan itu membutuhkan waktu yang cukup lama agar kita bisa mengkonsumsinya. Prosesnya cukup panjang, dari mulai menuju lokasi warung, memesan, antri, baru setelah itu bisa makan.
Terus... bagaimana agar kita bisa langsung hangat ketika dingin melanda?
Saya ada solusinya.
Pernah dengar gula jawa yang bisa dijadikan minuman?
Belum? wahh...
Reading Time:

@way2themes