Tuesday, August 28, 2018

Pengalaman Pertama USG



Sebelumnya sudah tahu apa itu USG? Aku jelasin sedikit. Mengambil dari DokterSehat.Com– USG atau Ultrasonografi adalah prosedur pemeriksaan yang tidak berbahaya. USG menggunakan gelombang suara tinggi yang dipantulkan ke tubuh untuk memperlihatkan gambaran rahim dan isinya yang memberikan informasi dalam bentuk gambar yang disebut Sonogram yang dapat kita lihat di layar monitor.

Nah, USG ini aku lakukan ketika hamil pertama aku berumur 3 bulan dan ini merupakan anjuran dari Puskesmas, agar pemeriksaan menjadi lebih lengkap. Tepatnya pada hari jumat kemarin, tanggal 24 Agustus 2018 aku periksa ke puskesmas bersama suami. Di sana dokter dari puskesmas memberikan keterangan yang cukup lengkap dan juga memberikan saran-saran yang baik untukku. Karena memang kehamilan pertama ini membutuhkan asupan gizi yang cukup. Diantaranya adalah asam folat, calcium, dan lain sebagainya. Kemudian dokter Nuruddin (nama dari dokter puskesmas itu menganjurkan juga untuk melakukan USG. Langsung aja aku meminta surat rujukan dokter agar bisa USG secara gratis. Kebetulan aku memiliki kartu BPJS yang aku buat di tempat kerjaku sekarang. Dokter Nur mengiyakan dan kemudian membuatkan surat rujukan ke RSUD Banjarnegara.

Surat rujukan sudah di tangan, kemudian aku dan suami menentukan kapan waktu yang baik buat USG. Akhirnya kami memutuskan hari Selasa, 28 Agustus untuk melakukan USG. Tepat pukul 07.30 aku dan suami sudah mengantri di RSUD, ternyata luar biasa antriannya panjang seperti ular. Sebenarnya ini adalah kali pertamaku pergi ke RSUD untuk periksa. Sebelumnya belum pernah ke RSUD, jadi agak sedikit bingung bagaimana prosedurnya untuk periksa di RSUD. Alhamdulillah ketika USG kemarin perjalanan kami sangat lancar, walaupun harus antri sekitar 2 jam karena antrian pasien BPJS itu sangat panjang dibanding antrian pasien UMUM.

Biar lebih jelas, aku jelaskan bagaimana prosedur untuk periksa bagi pasien BPJS. Kemarin saat USG 100% gratis tanpa dipungut biaya! YES! J Lumayan ….


Keterangan 

1. Ambil nomor antrian di ruang depan pintu masuk RSUD, pilih mau pakai BPJS atau UMUM. Kalau saya klik tombol untuk pasien BPJS
2. Bawa surat rujukan, kartu BPJS anda, dan kemudian formulir pendaftaran (bila pasien baru). formulir pendaftaran bisa di dapatkan di pusat informasi dekat pengambilan nomor antrian.
3. Antri di bagian pendaftaran pasien BPJS, menunggu nomor antriannya di panggil. Setelah dipanggil serahkan berkas yang tadi disiapkan.
4. Menunggu kembali untuk di panggil CS guna mengambil kartu pasien dan kartu periksa.
5. Setelah mendapatkan kartu tersebut, pergi menuju bagian kebidanan untuk diperiksa pertama kali. Di tempat tersebut, anda akan diperiksa Berat Badan dan Tekanan Darah.
6. Selesai periksa, Bidan akan menyuruh anda menuju USG untuk di rekam kandungannya.
7. Pergilah kebagian USG serahkan kartu ke bagian pendaftaran, dan menunggu kembali untuk dipanggil gilirannya.
8. Kalau sudah, lakukan USG bersama dokter specialis. Kemudian ambil hasil USG.
9. Setelah mendapatkan hasil USG, kembali lagi ke bagian kebidanan untuk cek terakhir hasil dari rekam USG yang tadi dilakukan.
10. Kalau memang sehat, maka bisa langsung pulang. Apabila harus menebus obat, maka tebuslah obat terlebih dahulu. Dan ini gratis! J

Itu pengalaman saya melakukan USG. BPJS sangat membantu saya meringankan beban biaya priksa yang mungkin bisa habis sampai 100 ribu lebih.

Ini hasil USG saya


Alhamdulillah dedek sehat 



Sunday, August 12, 2018

Bumil yang Selalu Sensitif

Entah kenapa rasa-rasanya ada yang berbeda dalam diriku ini. Menginjak umur 11 minggu, hampir 3 bulan, badan ini semakin merasakan perbedaan yang lumayan dibanding denganku yang dulu masih lajang. Serasa malas sekali untuk beraktifitas dan juga ada perbedaan yang lain, aku jadi mudah tersinggung. Apapun yang dikatakan oleh teman-teman ataupun orang disekitarku, selalu saja aku tanggapi dengan tanggapan yang negatif. 


Ada yang memberi nasihat, aku berpikiran bahwa mereka itu kok sok banget.
Ada yang memberi larangan, misalkan gak boleh makan yang terlalu manis, gak baik buat janin dan kelahiran kelak. Aku pun tanggapi dengan negatif. 
Maunya apa si aku ini????

Orang mau kasih masukkan, hati ini serasa gak terima. Serasa bahwa mereka tuh gak hamil, aku loh yang sedang hamil, aku yang merasakan, aku yang ngerti apa aja yang aku butuhin. Mereka yang sudah pernah melahirkan ataupun belum gak tahu apa-apa sama keadaanku ini. 
Itulah negatif thinking yang aku alami. Padahal dulu-dulu akutuh orangnya nerimo and cuek bebek kalau ada komentar miring tentang diriku. 

Beda sekarang, aku jadi gampang sesenggukan, merasa paling menderita, merasa paling teraniyaya. oh Diriku! ada apa ini??? Buruan gih ke psikolog dan periksa kejiwaannya.. hhehehe

Sumber gambar 

Tapi, setelah aku tanya-tanya sama temenku yang udah punya anak dua, katanya memang seperti itu. Kalau hamil, perasaanne jadi gampang tersinggungan. Jadi, keep going aja, dibikin santai aja. Yang penting jangan kelamaan dipendem sendiri. Bisa dengan curhat sama Allah, atau sama suami. Itu bisa jadi obat. 

Yah.. mungkin itulah yang dirasakan bumil-bumil yang lain, aku mah baru pertama. Jadi harus adaptasi gitu loh....

Monday, July 30, 2018

Belajar Menjadi Working Mom

Di tahun 2018 ini saya merasakan kehidupan yang cukup berbeda. Diantaranya adalah datangnya kehadiran seorang suami di tengah-tengah keluarga kecil saya. Jelas itu membuat suasana menjadi agak ramai yang tadinya sepi seperti tanpa penghuni. Di tengah perjalanan kami menikah, akhirnya saya mengandung. Dan sekarang tengah jalan 2 bulan. Alhamdulillah sekali, itu adalah karunia yang tak ternilai harganya. 

Dikehamilan pertama saya, saya merasakan sedikit perubahan di fisik maupun mental saya. Saya menjadi lebih gampang capek. Tadinya, ketika saya beraktivitas saya tidak merasa butuh untuk setiap hari tidur siang. Sekarang saya butuh sekali. Karena pasti kalau saya tidak tidur, saya akan merasa capek. 

Ada satu tantangan lagi yang harus saya rasakan. Tantangan itu adalah, belajar menjadi working mom, alias ibu yang bekerja. Awalnya saya merasa berat hati, disaat saya hamil, saya harus bekerja. Namun, dengan berbagai pertimbangan, nafkah anak, masa depan anak, masa depan keluarga, saya berusaha untuk bersabar dan tetap menjadi pekerja. Walaupun terkadang saya sering diam-diam menangis merasa tidak kuat. Soalnya, saat hamil, pekerjaan menjadi terasa begitu berat. Gampang capek, gampang kesal, badmood, dan sebagainya. Mungkin inilah yang dirasakan ibu saya dulu. 

Ibu saya dulu ketika hamil saya, ibu tengah belajar di PGA, kalau sekarang ya mungkin kayak kuliah. Zaman dulu belum ada kendaraan, ataupun angkutan. Dulu masih jarang sekali fasilitas seperti sekarang. Ya sekitar tahun 90an. Dan itu pasti berat. Namun, ibu saya tetap melaksanakan tugasnya, sampai diangkat menjadi PNS. Menghidupi anak-anaknya, karena juga bapak saya tidak bekerja. Jadi, pekerjaan ibu menjadi dua kali lipat. Dan itu membuahkan hasil sampai sekarang. Anak-anaknya sudah bekerja semua, dan memiliki kehidupan yang baik. 

Sepertinya saya harus mencontoh semangat ibu. Untuk tetap semangat bekerja dan beraktifitas walaupun dalam keadaan hamil dan memiliki suami. Disamping bekerja, memang melayani suami itu adalah kewajiban. Dan nantinya akan ditambah satu anggota keluarga baru lagi. Bagaimana rasanya kalau bekerja, sambil melayani suami dan mengasuh seorang anak. Sepertinya seru! Dan saya harus belajar untuk memanaje kehidupan saya agar tidak terjadi keributan nantinya. 

Tuesday, June 26, 2018

Saat Tahu Testpack Mengeluarkan Garis Dua

Hari Selasa, tanggal 26 Juni 2018 aku belum juga menstruasi. Padahal biasanya menstruasiku pada tanggal 20 sampai 24 juni. Perasaanku tentunya biasa saja. Berhubung setiap kali mens, tanggalnya bisa mundur.
Suami menyarankan untuk di tes saja, takutnya memang benar-benar hamil. Sudah 6 bulan memang, kami menunggu buah hati.
Ya, dengan hati biasa aku ambil testpack dan kemudian mengetesnya untuk melihat hasil apakah hamil atau tidak.
Saat menunggu beberapa detik, tak di sangka garis yang keluar adalah dua garis. Antara perasaan campur aduk, seneng, kaget, teriak, emosi meledak, aku melihat dan memegang testpack itu agak lama. Tidak percaya.
Biasanya hanya keluar garis satu, kok ini dua?!
Apa benar aku hamil?
Aku masih belum percaya...
Aku hamil?!

Aku kemudian keluar dan langsung menyerahkan hasil itu kepada suami. Suamipun tanya, apa ini? Ini maksudnya apa?
Aku bilang,"baca aja tuh..."

Ekspresinya pun kaget dan tak menyangka bahwa aku hamil.

Aku hanya bisa bersyukur, sujud kepada Allah. Karena Allah sudah memberikan nikmat yang luar biasa ini kepada kami.
Amanah ini akan kami jaga sebaik-baiknya..

Tentu ...
Hari-hari yang menyenangkan akan segera tiba...

Wednesday, June 20, 2018

Waktuku untuk Adaptasi

Entah aku harus mulai darimana tentang perasaanku menikah selama setengah tahun. Terhitung dari bulan desember sampai sekarang, akhir juni, sudah sekitar 6 bulanan aku hidup bersama orang baru yaitu suamiku. Banyak hal yang kami lewati. Suka, duka, bahagia, gregetan dan sebagainya aku rasakan melebihi saat aku hidup sendiri tidak ada pasangan.

Ternyata menikah itu mudah, yang masih sulit untuk aku lakukan adalah penyesuaian dengan beberapa karakter yang baru, dan tentunya dengan keterbatasan yang baru. Dahulu, saat masih sendiri, mau kemana-mana mudah. Tinggal menyalakan motor, ijin ibu langsung pergi ke tempat tujuan. Bebas melakukan apapun. Bebas bergaul dengan siapapun. Namun, sekarang semuanya berbeda. Kadang mau pergi harus ijin dulu, dan setiap ijin terkadang tidak diijinkan. Itulah dilema terdalamku saat ini.

Aku tentunya harus sadar, bahwa sekarang sudah ada yang harus menjagaku baik itu lahir maupun batin. Jiwa dan raga. Maka dari itu, aku harus siap menjalani beberapa penolakan yang belum pernah aku alami sebelumnya.

Kehidupan terbatas, teman terbatas, acara terbatas, sebenarnya diriku juga butuh dengan kebiasaanku dahulu. Tapi, aku sekarang sudah berkeluarga, sudah hidup berdua, bahkan berlima dengan mertua. Akupun harus memahami perasaan mereka. Akupun harus memperbaharui perasaanku agar aku tidak merasa terkekang ataupun apa.

Namun, selama ini yang aku rasakan adalah kebahagiaan karena ada orang yang sangat peduli terhadap diriku.

Bersabarlah wahai diriku.  .

Saturday, May 19, 2018

Resep Ramadhan - Sambal Rempela Ati

Bagaimana Ramadhan teman-teman sampai hari ini? Semoga selalu lancar ya.. 
Ketika Ramadhan pasti ada agenda-agenda tambahan yang sebelumnya belum pernah kita lakukan sebagai seorang istri. Salah satunya adalah menambah menu-menu makanan berbuka yang menggugah selera. Ide-ide memilih menu bisa ibuk-ibuk dapatkan lewat social media. Ada di internet, blog, facebook, dan kalau mau sekalian lihat gambarnya ada di instagram juga. 

Saya disini mencoba mencari resep bermacam-macam sambal. Kenapa sambal? Soalnya salah satu menu favorite suami saya adalah sambal. 
Setiap kali hendak memasak, suami saya selalu request sambal.
"Yank, tolong buatin sambal donk... yang ada terasinya ya.."
And then, i'll make it with love. :P


Nah, hari ini sepertinya saya pengin banget buat sambal rempelo ati. Rempelo ati menurut saya itu enak banget kalau digoreng kering atau di jadikan sambal. Bisa bikin nafsu makan saya meningkat. Dan tentunya menu tersebut akan menjadi menu variasi saya karena dari kemarin saya membuat sambal terasi :)

Resep di bawah ini saya dapatkan lewat instagramnya @nana_jajan


Yuk Kita Mulai Buk!


Bahan utama :
1. Ati ayam 500 gr (Diberi garam dan goreng terlebih dahulu)

Bumbu Sambal :
1. 2 buah cabe merah
2. 22 buah cabe rawit
3. 6 siung bawang merah
4. 4 siung bawang putih
5. 1/2 sdt garam
6. 1/2 sdt kaldu ayam
7. 1/2 sdt gula pasir

Cara pembuatan :
1. Uleg kasar bumbu sambalnya
2. Potong kecil-kecil atu ayam yang sudah di goreng tadi
3. Campurkan bumbu sambal dan ati ayam
4. Sajikan dengan cinta

Itu resep yang saya dapatkan, yuk dipraktikan bareng-bareng ibuk-ibuk. Nanti di share pengalamannya ya....



Wednesday, May 16, 2018

Ramadhan Kariim #1 (Nasihat Dari Nabi dan para Ulama)

AMALAN-AMALAN UTAMA DIBULAN RAMADHĀN


بسم اللّه الرحمن الرحيم
السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
إن الحمد لله نحمده، و نستعينه، ونستغفره، ونعوذ بالله من شرور أنفسنا، ومن سيئات أعمالنا, من يهده الله فلا مضل له، ومن يضلل فلا هادي له، وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له, وأ شهد أن محمداً عبدُه ورسولُه لا نبي بعدي أما بعد

 kaum muslimin yang dirahmati oleh Allāh Subhānahu wa Ta'āla.

Alhamdulilāh kita dipertemukan oleh Allāh Subhānahu wa Ta'āla pada bulan yang mulia yaitu bulan Ramadhān.

Pertanyaannya adalah:

√ Bagaimana kita menghadapi bulan Ramadhān ?

√ Bagaimana kita menyambut bulan Ramadhān yang penuh berkah?

Sebagaimana Allāh Subhānahu wa Ta'āla  berfirman:

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَىٰ وَالْفُرْقَانِ ۚ

_"Bulan Ramadhān adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al Qur'ān, sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang benar dan yang bathil)."_

(QS Al Baqarah: 185)

Allāh Subhānahu wa Ta'āla mengkhususkan bulan Ramadhān, dibanding bulan-bulan yang lainnya. Dan menjadikan bulan ini bulan yang mulia dengan kekhususan yang banyak, dengan kelebihan yang banyak dan juga keistimewaan yang luar biasa.

Di antara kekhususan (keistimewaan) bulan Ramadhān, adalah:

⑴ Bau mulut orang yang berpuasa di sisi Allāh lebih wangi daripada wangi misk.

⑵ Para malāikat senantiasa memintakan ampun kepada Allāh Subhānahu wa Ta'āla bagi orang-orang yang berpuasa sampai mereka berbuka puasa (ini kelebihan yang luar biasa).

⑶ Allāh Subhānahu wa Ta'āla setiap hari menghiasi surga-Nya dan berkata, "Akan datang hamba-hamba shālih yang mereka akan terlepas dari gangguan dan mereka akan datang kepadamu, wahai surga."

⑷ Pada bulan Ramadhān syaithān-syaithān dibelenggu.

⑸ Pintu-pintu surga dibuka dan pintu-pintu neraka ditutup.

⑹ Di dalam bulan Ramadhān ada satu malam yang lebih baik dari 1000 bulan yaitu lailatul qadr.

Lailatul qadr (malam kemuliaan), orang yang tidak bisa mendapatkan malam ini, tidak melalui malam ini dengan kebaikan maka sungguh kebaikan itu tercegah bagi dia.

⑺ Orang yang berpuasa diampuni setiap malamnya (di bulan Ramadhān).

⑻ Allāh Subhānahu wa Ta'āla memilih hamba-hamba-Nya dan membebaskan mereka dari neraka dan itu setiap malam di bulan Ramadhān.

Oleh karena itu ikhwāh fīdīn a'ādzaniyallāh wa Iyyakum.

Bulan ini bulan yang istimewa, bulan yang penuh dengan keutamaan, bulan yang penuh kemuliaan.

Pertanyaannya:

Bagaimana kita menyambutnya?

Bagaimana kita menghadapinya?

Bagaimana kita menjalaninya?

Apakah kita menjalaninya dengan perkara-perkara yang sia-sia, permainan, senda gurau, nonton TV, nonton telenovela dan sebagainya?

Atau bahkan dengan perbuatan-perbuatan maksiat (na'ūdzu billāhi min dzālik), sebagaimana kita lihat sebagian orang menghabis waktunya, tertipu dengan senda gurau, permainan dan kemaksiatan.

Akan tetapi ikhwāh fīdīn, di sana ada hamba-hamba yang shālih yang ta'at kepada Allāh Subhānahu wa Ta'āla.

Mereka menyambut bulan Ramadhān dengan taubatan nasuha. Mereka menyambut Ramadhān dengan penuh rasa gembira,  dengan penuh semangat. Mereka mempunyai azam dihatinya untuk bisa memanfaatkan waktunya semaksimal mungkin di bulan Ramadhān.

Mereka memanfaatkan waktu-waktu yang ada dengan amal shālih dan senantiasa meminta (berdo'a) kepada Allāh Subhānahu wa Ta'āla agar dibantu, dimudahkan sebagaimana para salaf terdahulu.

Para salaf dahulu enam bulan mereka berdo'a kepada Allāh agar bertemu dengan bulan Ramadhān, agar bisa memanfaatkan bulan Ramadhān dengan baik.

Oleh karena itu, apa amalan-amalan shālih yang dilakukan oleh para salaf.

⑴ Shaum (berpuasa)

Shaum adalah satu kewajiban bagi kaum. muslimin dan rukun di antara rukun Islām dan puasa ini pahalanya luar biasa.

Sebagaimana sabda Rasūlullāh shallallāhu 'alayhi wa sallam:

كل عمل ابن آدم له الحسنة بعشر أمثالها إلى سبعمائة ضعف قال عز وجل: إلا الصيام فإنه لي وأنا الذي أجزي به إنه ترك شهوته وطعامه وشرابه من أجلي للصائم فرحتان: فرحة عند فطره وفرحة عند لقاء ربه ولخلوف فم الصائم أطيب عند الله من ريح المسك

_"Setiap amalan anak Ādām itu adalah untuk dia, satu kebaikan dibalas dengan sepuluh kebaikan sampai 700 kali lipat."_

Dalam hadīts qudsi Allāh Ta'āla berfirman:

"Kecuali puasa, karena puasa itu untuk-Ku dan Aku yang langsung membalasnya."

⇒ Artinya tidak ada kadar yang ditentukan disini. Dan bayangkan Allāh yang langsung membalasnya!

Kata Allāh Subhānahu wa Ta'āla:

"Puasa itu untukku karena orang yang berpuasa, dia telah  meninggalkan syahwatnya, meninggalkan makan dan minum untuk Ku.”

"Dan bagi orang yang berpuasa ada ada dua kebahagiaan, yaitu:

1. Kebahagiaan tatkala dia berbuka puasa.
2. Kebahagiaan tatkala bertemu dengan Allāh Subhānahu wa Ta'āla."

"Bau mulut orang yang berpuasa itu lebih baik, lebih wangi di sisi Allāh Subhānahu wa Ta'āla  daripada misk."

(Hadīts riwayat Bukhāri dan Muslim)

Dalam hadīts lain.

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

_"Barangsiapa yang berpuasa di bulan Ramadhān karena iman dan mengharap pahala dari Allāh maka Allāh akan ampuni dosa-dosanya yang telah lalu."_

(Hadīts riwayat Bukhāri dan Muslim)

Puasa akan mendatangkan ampunan dari Allāh Subhānahu wa Ta'āla. Akan tetapi perlu diperhatikan, bahwasanya balasan-balasan dari amalan puasa ini, bukan semata-mata  karena seseorang meninggalkan makan dan minum akan tetapi juga dengan beramal shālih

Oleh karena itu kata Rasūlullāh shallallāhu 'alayhi wa sallam:

مَنْ لَمْ يَدَعْ قَوْلَ الزُّورِ وَالْعَمَلَ بِهِ فَلَيْسَ لِلَّهِ حَاجَةٌ فِى أَنْ يَدَعَ طَعَامَهُ وَشَرَابَهُ

_"Barangsiapa yang tidak meninggalkan perkataan dusta, malah mengamalkannya, maka Allāh tidak butuh dari rasa lapar dan haus yang dia tahan."_

(Hadīts riwayat Bukhari nomor 1903)

⇒ Artinya dia tidak mendapatkan pahala puasa sebagaimana tadi disebutkan.

Dalam hadīts lain.

Rasūlullāh shallallāhu 'alayhi wa sallam bersabda:

وَالصِّيَامُ جُنَّةٌ وَإِذَا كَانَ يَوْمُ صَوْمِ أَحَدِكُمْ فَلَا يَرْفُثْ وَلَا يَصْخَبْ فَإِنْ سَابَّهُ أَحَدٌ أَوْ قَاتَلَهُ فَلْيَقُلْ إِنِّي امْرُؤٌ صَائِمٌ

_Puasa adalah perisai, jika salah seorang dari kalian sedang berpuasa janganlah berkata rafats (kotor) janganlah berkata yang buruk, jangan pula bertingkah laku jāhil (mengejek, membodohi orang) Jika ada orang yang mencela atau memeranginya, maka ucapkanlah, ‘'Aku sedang berpuasa."_

(Hadīts riwayat Bukhāri Muslim)

Oleh karena itu apabila anda berpuasa hendaknya telinga, pandangan, lisan dan seluruh anggota tubuh ikut berpuasa dari perkara-perkara buruk. Jangan sampai amalan kita sama, baik sedang berpuasa atau tidak berpuasa.

Jangan sampai kita masuk dalam hadīts ini.

 فَلَيْسَ لِلَّهِ حَاجَةٌ فِى أَنْ يَدَعَ طَعَامَهُ وَشَرَابَهُ

_"Allāh tidak butuh dari rasa lapar dan haus kita (puasa kita)."_

Demikian yang bisa kami sampaikan, in syā Allāh kita akan lanjutkan pada pertemuan yang akan datang bi idznillāh.

وصلى الله على نبينا محمد وعلى آله وصحبه وسلم
واخردعوانا أن الحمد لله رب العالمين
والسلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته

Sumber: bimbinganislam.com

Tuesday, May 15, 2018

One Day More into Ramadhan!

Source : bimbinganislam.com


Ahlan wa sahlan ya Ramadhan
The day of the blessing day, the day of happiness, the day of all our good deeds will be a big presents for next akhiraah..

I really exciting to welcome the day. I really nervous for meet the day. May Allah give us chance to meet the day..

Oh Ramadhan.. i miss you so much..

Ramadhan is a new life for us to recover all our deeds.. we suggested to increase our activities to be maximum and add new habits that make us be a better person..

Ramadhan is a good day
Ramadhan is a loving day
Ramadhan is a blessing day

Ya Allah.. give us chance to meet Ramadhan and be a better person than yesterday

Aamiinn..

In shaa Allah.. i'll posting new post every day special for this month.. i hope i can do it..


Fighting!

Friday, April 27, 2018

BAYAR ZAKAT TANPA HAMBATAN


Bagaimana Hukum dan Keutamaan Zakat?

Sebagai seorang muslim, kita memiliki kewajiban untuk menyempurnakan rukun Islam. Apa saja itu? Ada syahadat, shalat, zakat, puasa dan haji. Nah, salah satu dari kelima hal tersebut adalah zakat. zakat merupakan rukun yang penting dan dijelaskan dalam Al-Qur’an, salah satunya Q.S. An Nuur ayat 56 yang artinya : dan dirikanlah sembahyang, tunaikanlah zakat, dan taatlah kepada rasul, supaya kamu diberi rahmat.”

Dalam Hadits Nabi pun menjelaskan tentang menunaikan zakat sebagai salah satu pondasi (rukun)  dari Islamnya seseorang. Maka dari itu, apabila ada seseorang yang meninggalkan zakat dan dia mengetahui tentang kewajiban dari zakat maka dia telah keluar dari Islam.

Kemudian keutamaan zakat bagi seorang muslim diantaranya adalah  

Sunday, April 1, 2018

KUNJUNGI BOEBOE.CO - TOKO PERLENGKAPAN BAYI TERBAIK


Setiap manusia pasti akan ataupun tengah membangun biduk rumah tangga. Dan setiap rumah tangga akan ataupun juga tengah memiliki bayi yang lucu. Ya.. bayi… bayi itu bakal menjadi manusia yang nantinya menjadi pemegang tampuk kekuasaan Negara. Calon terbaik harus dididik dengan baik. Akhlaknya, karakternya, kecerdasannya, dan sebagainya. Sebenarnya saya sudah menikah, namun belum dikaruniai seorang anak. Doakan ya teman-teman semua.. kalau memang rejekinya pasti gak kemana… heheh… 

Boeboe.co


Yup, anak harus dididik dengan baik. Salah satunya adalah memberikan fasilitas pangan, sandang, papan yang terbaik. Sandang penting loh, agar anak juga nyaman beraktifitas. Apa saja yang dibutuhkan, yang tahu jelas orang tuanya. Saya disini hanya memberikan rekomendasi terbaik buat anda sebagai orang tua. Coba saja buka instagram dan buka @boeboe.co

Sunday, January 28, 2018

Terbuka dan Khawatir #lifejourney

Hari ini ..
Aku terbangun.. tak bisa aku memejamkan mata... tidur di tempat tidur yang nyaman..
Malam ini..
Gambaran akan banyaknya dosa yang aku khwatirkan akan membuatku sengsara
Aku takut
Aku khawatir
Sengaja mata ini aku buka sampai hampir tengah malam
Merenung
Meminta ampun
Karena hanya pada-Nya, aku memohon ampun

28.01.2018
21.14

Saturday, January 6, 2018

Hidup Bersama Mertua

Sumber Gambar
Sisipan-sisipan sisi kehidupan di postingan blog itu, sudah biasa. Setiap sisi menarik dan unik diceritakan dengan detail dan selengkap-lengkapnya. Pengalaman tersebut bukan untuk keuntungan komersil. Bukan... 
Namun, untuk membagi pengalaman yang pernah ataupun belum pernah mengalaminya. Dan kemudian saling membagi solusi jika terjadi kesulitan. Yah... begitulah hidup.. 
Kadang ada saatnya bahagia, kadang pula ada saatnya berbagi kesedihan.

Saat ini, yang ingin saya mulai dari kehidupan saya yang baru adalah kehidupan bersama mertua. Mertua alias orang tua dari suami adalah keluarga baru yang harus saya kenal dan pahami. Karena itu merupakan kehidupan baru saat ini. 

Tuesday, January 2, 2018

Inilah Minuman Hangat untuk Menemani di Kala Dingin

Sempat kedinginan ketika hujan..?
Saat itu memang saat dimana kehangatan dibutuhkan. Beberapa trik pun dilakukan untuk menjaga suhu badan tetap stabil. Apabila dingin melanda, kita membutuhkan makanan atau minuman yang cocok dikonsumsi agar badan tetap hangat. Contoh apabila makanan, bisa dengan membeli mie ayam, bakso, ataupun soto. Dan itu membutuhkan waktu yang cukup lama agar kita bisa mengkonsumsinya. Prosesnya cukup panjang, dari mulai menuju lokasi warung, memesan, antri, baru setelah itu bisa makan.
Terus... bagaimana agar kita bisa langsung hangat ketika dingin melanda?
Saya ada solusinya.
Pernah dengar gula jawa yang bisa dijadikan minuman?
Belum? wahh...