Saturday, October 4, 2014

Rema Son

Setelah beberapa kali terkena kejadian absurd, baru kali ini tergugah untuk menulis. Banyak sebenarnya, tapi ada beberapa yang harus di sensor. Terkait dengan kejadiannya Melinda Dee, sosok yang sangat terkenal di wilayah perbankan, dan anehnya saya takut. Takut, kalau balon saya meletus. Semoga saja tidak, maaf Melinda.. ini demi kita berdua.
Kita lanjutkan ke sesi berikutnya. Lupakan Melinda, atau bahkan penjual dasater atau penjual sate. Hanya kita berdua disini, kamu dan aku. Dan perhatikan apa yang akan saya lakukan.

Apa yang anda lakukan saat siang hari?
Pup? Mencongkel jendela? Koprol?? Atau Kayang?
Saya tidak lakukan semuanya, tapi saat panas memang paling enak itu maen ke toko buku. Sebut saja Gramed, itu salah satu toko buku favorit saya selama di Jogja walaupun mahal tapi tempat enak buat kayang. Sejuk-sejuk gimana gitu….


Suasana yang adem dan menyejukkan melihat om-om ganteng (heheh JK) …
sepertinya satu jam tak terasa siang kemarin dan mata sudah mulai terserang rasa lapar. Akhirnya saya putuskan untuk mengumpulkan buku yang saya inginkan dan mulai menuju kasir.

Saat mengeluarkan dompet dalam tas, saya tak sadar, di sebelah saya ada anak-anak ehh bukan… bapak-bapak ternyata, sedang telepon.
Kalau saya amati, beliau sepertinya dari Jakarta. Dari cara berpakaian yang cool (keren), dan cara bicaranya yang memakai kosa kata “Lue” dan “Gue”.
Karena suasana yang tenang dan mendukung untuk menguping pembicaraan, terpaksa dan tanpa dipaksa pun saya akhirnya mendengarnya…

Karena posisi bapaknya sedang telepon, terpaksa saya hanya dengar suaranya bapak saja…
Bapak dengan muka sangat serius:

“eh halo??”
“iya… gimana lue..lagi dimana?”
“gini… gue lupa apa ya obatnya..yang kayak kemarin itu lohh”
“gue lagi sakit kepala nih…pake bangett”
“lue kemarin bilang apa? Itu tuh obat sakit kepala”
“iya sakit kepala, nih gue lagi sakit banget kepalanya.. gak tahu kenapa.”
“gue lagi di gramed, eh beneran lue kemarin bilang apa… obat… ehhmm.. itu .. obat…. Sakit kepala,,, iya… REMASON yaa,,? Iya REMASOOON..”

Eh, gue ngelirik, apa??? REMASOOON…???? (bayangan orang gaul, kota lagi dan memutuskan untuk berdua dengan remasonn!!)
Sepertinya saya harus menyelesaikan pembayaran dan segera pergi, iya.. saya sepertinya kena sakit kepala… saya butuh remasoon, iya remason,,,,



Peace....

#CatatanOrangGilaBentar


Reaksi:

0 komentar:

Post a Comment

Gak usah ragu-ragu buat ninggalin jejak disini, karena gw rasa kita sama-sama satu nasib satu sepenanggungan sebagai manusia paling galau di dunia.. huehuee