Saturday, November 4, 2017

Merasakan Kembali ke Tahun 80-an di 80's Coffee

Bisakah anda membayangkan kejadian pada tahun 80an? 
Kalau saya, belum bisa membayangkan. Namun, kalau sebelumnya saya melihat film ataupun dokumentasi tahun 80an mungkin saya bisa membayangkan kondisi tersebut.
Terus apa yang menjadi trendsetter pada saat itu? 
Sebagian besar pasti menunjuk pada trend *Koboi*, ya nggak? [sok tahu dikit]

Dan trend itulah yang menjadi ide besar dari salah satu cafe baru yang hadir di Banjarnegara saat ini.
.
Banjarnegara adalah kota kelahiranku dan menjadi pusatnya dawet ayu.
Kota Banjarnegara terletak antara Purbalingga-Banyumas-Wonosobo. Kalau kalian hendak ke Wonosobo, melalui Banyumas, pasti melewati Banjarnegara.
Banjarnegara, adalah kota yang asri, karena memang belum ada pembangunan mall, ataupun market besar yang lainnya. Hanya saja Banjarnegara pun tidak kalah dengan kota-kota yang lain. Dari spot wisata sampai kulinernya. Semuanya hadir dengan khas Banjarnegara.
Kemarin saja, Kopi Arabika asal Banjarnegara di nobatkan sebagai kopi terbaik se-Nusantara yang pada saat itu dilaksanakan di Bondowoso pada bulan Agustus 2017. Tentu itu sebagai sebuah kebanggaan bagi masyarakat Banjarnegara
Dan karena itulah, sekarang di Banjarnegara mulai bermunculan cafe-cafe baru yang menu pokoknya itu adalah kopi. 
Di dekat rumah saya, ada satu cafe yang baru muncul. Namanya 80's Coffee. Baru buka sekitar pertengahan bulan Oktober 2017.

Dok. Pribadi
LOKASINYA?
Karena penasaran, saya mengajak teman saya untuk nongkrong seru di cafe tersebut. 
Lokasinya: di Desa Karanganyar, Blambangan, Banjarnegara.
Kalau nyempetin ke daerah itu, lihat di pinggir jalan ada pabrik es krim. Nah, cafenya tepat berada di belakang pabrik itu. Agak masuk sedikit ke gang. Ikuti panahnya. Kamu langsung liat tulisan 80's Coffee. Gampang kok lokasinya.
Kalau kamu otw dari alun-alun Banjarnegara, lurus aja ke Barat [ke arah Banyumas] sekitar 15-20 menitan udah nyampe di lokasi. [kalau naik motor atawa mobil].

BAGAIMANA PENAMPAKAN LUARNYA?

dok. Pribadi
Di latar Cafenya, nampak design sebuah rumah kecil yang di bagian sampingnya ada lorong. Dan lorong kecil itulah yang menjadi cafenya. Saya masuk bersama teman saya, dan disuguhi tampilan klasik dari 80's coffee. 
Karena cafe tersebut menyatu dengan rumah, jadi Baristanya kudu dipanggil dulu ke dalem rumah. Tapi tenang aja, pelayanannya cepet kok, ramah juga. Biar gak bingung, nama Baristanya Bang Supri ya.
APA SAJA MENUNYA?
dok. Pribadi
OK
Menunya kebanyakan menu untuk kopi, kalau makanannya hanya sebatas cemilan sama sajian mie. Pas nyambangin lokasi, saya dan teman saya pesan Latte Machiato, Ocean Blue, Pisang coklat keju, sama mendoan. Harganya juga gak terlalu mahal.
.
Harga dan menunya terpampang di dinding. Kalau menu yang untuk dibawa, belum ada guys. Belum ready katanya. Jadi cukup pesen dengan melihat menu di dinding ya.
Kalau masih bingung, tanya aja sama bang supri, pasti dijelasin kok.
BAGAIMANA KONDISI DALAMNYA?
dok. pribadi

dok. pribadi

dok. pribadi

dok. pribadi

dok. pribadi

dok. pribadi

dok. pribadi

Kondisi dalam, tampak seperti lorong. Tidak terlalu luas, tidak terlalu sempit juga. Kalau hanya sebatas nongkrong seru sambil diskusi itu cukup nyaman. Namun, kalau mau reunian kelas ataupun sekolah, mending jangan ke situ. Bakal gak muat.


Udaranya nggak pengap sama nggak terlalu panas juga, karena ada kipas angin. Adem..
Ada tempat live musik, meja sama kursinya pake kayu, dan juga tampilannya persis kayak tahun 1980-an.
BATERAI SAYA HABIS!

dok. pribadi

Kabar gembira!
Jangan khawatir kalau baterai HP atau laptop anda habis, disini juga disediain tempat buat nge-Charge HP. GRATIS!
Pas banget kalau kamu lagi ngerjain PR, tugas, skripsi ataupun laporan sambil ngopi sama nyemil disitu.

PENAMPAKAN MAKANANNYA DONK!
 Akhirnya apa yang kami pesan, datang juga!

dok. pribadi

Pisang Coklat Keju

dok. pribadi

Kegiatan nyemil dimulai!

Ocean Blue

Latte Machiato
Ehm...  Tampilannya kece.
Kalau untuk segi rasanya, saya kasih nilai 7,8/10
Kopinya kentel, Sodanya juga enak, tapi untuk makanannya agak kurang mantap. Tapi, ya enaklah. Mungkin bisa ditambahkan bumbunya lagi. hehe

Saya kasih jempol lah buat 80's coffee, yang berani buka cafe di daerah yang sepi kayak Blambangan.

NILAINYA!
Untuk keseluruhan, dari lokasi, tempat, pelayanan, sama menunya saya kasih nilai 7.5/10
Soalnya menunya belum banyak juga, bisa di variasi lagi nanti. Jadi masih perlu ditambah menurutku, rasanya juga dimantepin. Biar yang datang juga gak bosen-bosen buat dateng lagi.

Sekian review dari saya
Silakan mampir dan menikmati suasana dan sajiannya
80's Coffe open daily at 1.00 pm until 00.00 am


12 comments:

  1. Wah aku nggak tahu tahun 80n, aku anak 90n qaq.. Wkwkk
    Jadi pengin nyoba ke kafenya deh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kita kan seukuran ..eh seumuran mbak.. hehehe

      Delete
  2. Gorengannya uenak, pake lombok dikletus, pedes. Yummy....

    ReplyDelete
  3. Itu konsep tempat tahun 80an tapi menunya kekinian ya, Mbak Meeijun. Pan kapan nyoba aaah. :D

    ReplyDelete
  4. Tempatnya kayaknya nyaman
    Bner banget pas kalo buat mgerjain tugas, mencari suasana baru
    Mau usaha skrng memang hrus kreatif, untuk menarik minat masyarakat..terutama kaula muda
    Klo emak saya d ajak tmpt bgitu, mana mau hahaha :D

    ReplyDelete
  5. mbak mayy kok remang2 ya
    tapi asyik sih liatnya serasa liat film dono (gak nyambung kali)
    aku pingin nyobain piscoknya enak itu

    ReplyDelete
  6. kalo diliat-liat tempat cocok banget untuk menikmati akhir pekan bersama orang tercinta ya mba :D

    ReplyDelete
  7. Aahaha.. Kapan-kapan kalau aku main ke Banjarnegara aku mampir aaahhh...

    Ehh, btw, btw, Mbak Mei di Banjarnegara? Semoga kita bisa ketemuan, karena kita tetanggaan, tetangga Kabupaten 😅😅

    Aku di Purbalingga, salam kenal ya, Mbak 😉

    ReplyDelete
  8. yah aku gak bisa ngebayangin. masih muda soalnya, bukan generasi 80an *Kabuurrr :D

    ReplyDelete
  9. Waah, kapan lagi ya bisa ke Banjarnegara. Terakhir saya ke Banjar itu tahun 2010an kayaknya, ke desa Petuguran.
    Pengen ke sana lagi, sepertinya asyik juga kalu mampir ke cafe ini dan meluncur kembali ke masa lalu.

    ReplyDelete

Gak usah ragu-ragu buat ninggalin jejak disini, karena gw rasa kita sama-sama satu nasib satu sepenanggungan sebagai manusia paling galau di dunia.. huehuee